WUJUDKAN SEKAAN YANG BALIS SEKAAN BALIS

Artikel

Sejarah Desa

26 Agustus 2018 15:38:09  Ni Wayan Ani Asih  426 Kali Dibaca 

             Setelah dilaksanakannya penelitian – penelitian serta mencari informasi dari  orang – orang  tua di Desa maupuan diluar Desa Sekaan sendiri maka dapat saya tarik kesimpulan tentang asal – usul Desa Sekaan adalah sebagai berikut :

             Desa Sekaan mulanya adalah merupakan hutan semak belukar dan merupakan wilayah Kerajaan Bangli sejak Pemerintahan Raja Ida Bathara Mampeh. Pada tahun 1822 Raja Bangli didatangi oleh seorang bernama Cokorda Anom Rambang, anak kandung dari Cokorda I Dewa Agung Ketut Segara. Cokorda I Dewa Agung Ketut Segara adalah Raja Kerajaan Tegallalang Gianyar. Didalam perjalanan menghadap Raja Bangli, Cokorda Anom Rambang diikuti sebanyak 200 orang pengikut. Setibanya di Bangli serta seijin Raja Bangli, maka mereka diperkenankan sementara di dalam Kota Kerajaan yaitu : Di sebelah Barat Wantilan Kerajaan tempat yang di diami oleh Cokorda besrta pengiringnya maka Puri Tegallalang Kawan.

             Hubungan Raja dengan Cokorda sangat baik, sehingga mereka diperkenenkan untuk mendirikan Pesanggrahan dan Pesanggrahan tersebut dinamakan Tegal Suci. Lama kelamaan Cokorda ingin melaksanakan tata keagamaan maka beliau memohon kehadapan Raja agar diperkenankan mendirikan sebuah tempat suci, maka Raja menunjukan sebuah tempat yang ditumbuhi pohon – pohon kayu guli sedang tanahnya tidak serata tanah Tegal Suci / Pesanggrahan. Mereka lalu mendatangi tempat yang ditunjuk tersebut dengan diikuti oleh beberapa orang, lalu mereka mengadakan penebangan Kayu Guli karena tempat tersebut berada di tepian sungai lalu tanah yang berbunduk-bunduk itu digali untuk menimbun pinggiran sungai agar agak rata dan luas. Setelah selesai tempat pemujaan itu diberi nama Pura Gelinggang yang letaknya di Kelurahan Kubu.

             Sekitar 14 tahun Cokorda Anom Rambang berada di wilayah Kerajaan Bangli mereka baru mengalami kesulitan yairu 7 orang pengikutnya belum mendapatkan tempat tinggal. Ketujuh orang pengikut Cokorda Anom Rambanag adalah :

  1. Jro Mangku Mekel
  2. Bayan Sindem
  3. Kaki Mijil
  4. Nang Mundek
  5. Nang Ayat
  6. I Latok
  7. I Kerebak

             Seusai Raja mengadakan pesamuan dihadiri oleh para Patih dan Punggawa Kerajaan, maka beliau berkenan  menunju tempat kearah utara Kulonan. Lalu Cokorda Anom Rambang berangkat dengan diikuti oleh 7 orang pengikutnya menuju tempat yang dituju tersebut. Setelah mereka berjalan cukup jauh disuatu tempat mereka Mesekehan/Mengaso dan tempat itu bernama Desa Sekaan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Peta Desa

Aparatur Desa

Back Next

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Sinergi Program

Galeri Foto

Statistik Penduduk

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:28
    Kemarin:34
    Total Pengunjung:22.385
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:35.172.233.2
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

30 April 2014 | 426 Kali
LPM
30 April 2014 | 426 Kali
PKK
30 April 2014 | 426 Kali
Karang Taruna
30 April 2014 | 426 Kali
BPD (Badan Permusyawaratan Desa)
07 November 2014 | 426 Kali
Pemerintahan Desa
24 Agustus 2018 | 426 Kali
Pemerintah Desa
24 Agustus 2018 | 426 Kali
Visi dan Misi
24 Agustus 2018 | 426 Kali
Pemerintah Desa
28 Januari 2020 | 1 Kali
PERAYAAN HARI RAYA SIWARATRI DI DESA SEKAAN
30 April 2014 | 426 Kali
PKK
24 Desember 2019 | 5 Kali
KEGIATAN PELATIHAN PEMBUATAN KUE UNTUK KELOMPOK PEREMPUAN DI DESA SEKAAN
18 Juni 2019 | 1 Kali
Pembangunan Kios Desa Sekaan
30 April 2014 | 426 Kali
Karang Taruna
18 Desember 2018 | 0 Kali
KEGIATAN POSYANDU DESA SEKAAN